Telp
Whatsapp

Geliat Kota Yang Sibuk

Di banyak belahan dunia, area perkotaan (apalagi di pusat kota) akan selalu bising. Meski demikian, situasi ini mungkin akan pudar menjelang petang di beberapa kota. Karena manusia umumnya termasuk hidup di siang hari, maka waktu malam hari banyak orang akan tidur; kecuali beberapa orang yang bertugas jaga atau bekerja shift saat malam hari. Selain itu Sewa Rental Mobil Xpander di Surabaya juga menjumpai kesibukan luar biasa di beberapa pasar (terutama pasar induk) semacam Keputran, Pabean, dan lain-lain. Hal ini bisa dimakmumi karena panenan di sawah untuk banyak komoditi biasanya dilakukan siang hari dan mereka tiba di Surabaya saat menjelang malam. Saat itulah ada pertemuan antara pemasok dan pedagang dimana pembeli umumnya tetap datang pada petang, pagi hingga siang hari. 
Dari banyak pasar induk tadi, berbagai hasil sawah lalu didistribusikan ke seluruh penjuru kota oleh rantai pedagang berikutnya untuk dijual lagi ke perumahan-perumahan atau dijadikan olahan masakan di restoran atau warung. Di beberapa sudut seantero Surabaya juga kita dapat menjumpai pasar-pasar rakyat yang cukup besar dan menyuplai bahan makanan atau barang. Rental Sewa Pickup GranMax di Surabaya terkadang mengantar tamu konsumen ke tempat-tempat seperti ini, dimana pasokannya memang berasal dari luar kota Surabaya. 

Di kawasan Surabaya tak ubahnya seperti kota lain di Jawa Timur, yang ikut lengang pada malam hari dengan artian tak ada banyak kendaraan bersliweran di jalan. Meskipun demikian, memang masih ada 'kehidupan' di banyak sudut kota. Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya melihat di daerah sepanjang jalan menuju ke kantor saja ada banyak perusahaan dan kantor aktif dimana banyak kantor tersebut juga mempunyai beberapa orang pegawai keamanan. Namun di banyak tempat di Indonesia (termasuk juga di Surabaya), malam hari juga merupakan satu saat dimana orang berburu makanan: https://www.kaskus.co.id/thread/551d7634620881864d8b4567/8-makanan-paling-dicari-saat-kelaparan-di-malam-hari---ala-anak-kost/. Tak hanya warung makanan yang mulai buka di malam hari, tetapi terkadang memang ada penjaja makanan keliling yang mampir dari kampung ke kampung dimana situasi ini tergolong umum. Setidaknya Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya cukup familiar dengan kondisi demikian di banyak tempat, seperti yang dituliskan pada artikel berikut: https://www.qraved.com/journal/food-for-fun/9-penjual-makanan-yang-selalu-ditunggu-penghuni-kompleks-setiap-malam/. Para pembelinya yang terutama selain anak kost dan karyawan yang berdinas malam, adalah mereka yang kebetulan insomnia atau tidak bisa tidur. Namun terkadang ada yang mempunyai kebutuhan khusus lain, seperti pengunjung luar kota yang kebetulan singgah dan penasaran suasana malam di Surabaya (atau mampir disebabkan membaca review berita/blog tertentu) serta mereka yang 'ngidam'.

Beberapa spot makanan di Surabaya dan kota lain malah hanya buka pada malam hari, begitu juga dengan warkop wifi yang membuat orang menyempatkan diri bangun pada jam buka gerai tersebut. Beberapa perusahaan manufaktur pun memanfaatkan saat malam hari untuk mengejar waktu distribusi ke kota lain (atau sebaliknya) karena saat itu lalin sedang tidak padat. 
Bila kita menuju ke fasilitas publik semacam stasiun, terminal ataupun bandara, keberangkatan atau kedatangan saat malam hari juga terkadang dipilih disebabkan jadwal yang telah ditentukan pihak penyedia layanan. Meski demikian, jam operasional Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya bukan pada malam hari tetapi hanya pukul 06.00-12.00 (ini dihitung satu hari atau perhari). Di luar itu digunakan sebagai waktu istirahat bagi sopir. Tetapi kadang sopir Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya tidak penuh pada waktu tersebut karena ada waktu penyewaan 12 jam selain perhari; misalnya pukul 06.00-18.00 atau dengan variasi lain. Bahkan beberapa penyewa hanya menggunakan waktu kurang dari 12 jam atau 'perhari' tadi disebabkan pada pelaksanaannya waktu yang dibutuhkan lebih cepat dari estimasi, adanya perubahan jadwal dan lain sebagainya.

Kembali membahas tentang kesibukan kota.
Di ibukota provinsi seperti Surabaya, kesibukan ini ada di banyak dijumpai karena ada ribuan perusahaan serta instansi yang beroperasi. Belum lagi ada sekitar 30+ mall atau pusat perbelanjaan yang tersebar dari Surabaya Utara, Barat, Selatan dan Timur. Hanya, Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya melihat jam buka umumnya pada banyak mall adalah pukul 10 pagi hingga 10 malam; jadi di luar jam tersebut mungkin hanya mall tertentu saja yang beroperasi hingga jam 02 pagi. Di beberapa titik pun masih terlihat angkutan umum yang mencari penumpang meskipun memang jarang. Jadi, waktu ngetem (pemberhentian)-nya pun cukup lama. Terkadang, mereka yang 'kurang bersabar' ini bisa saja beralih ke moda taksi umum atau transportasi aplikasi yang saat ini mempunyai 'mitra' atau pengendara cukup banyak.

Saat ini ada pembangunan di beberapa titik di Surabaya, dimana keberadaannya ditujukan untuk mempercantik Surabaya. Di beberapa titik, pembenahan ini dilakukan pada malam hari demi mendukung kelancaran lalin pada 'jam kerja' yang cenderung padat. Ini diketahui Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya ketika mendapati sebuah jalan 'tiba-tiba' terlihat mulus saat pagi harinya. Cukup membuat nyaman warga yang kebetulan lewat di situ, meski agaknya cukup berisik bagi mereka yang kebetulan tinggal di dekat projek pembenahan tadi. Namun kondisi demikian juga tak terjadi setiap hari bukan? Dan kemungkinannya hal ini juga diterapkan di kota lain.

Terkait dengan kesibukannya, lalin yang padat memang berkorelasi langsung dengan pencemaran udara. Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya menemukan satu contoh perbandingan bagus dari pengamatan kondisi atmosfir di Jakarta pada libur lebaran minus sehari (H-1) hingga H+3: https://bit.ly/2LDwLTJ. Populasi di Surabaya tidak sepadat Jakarta (hanya 1/3 lebih sedikit) meskipun populasi yang sedemikian saja Surabaya sudah sebegitu macetnya di beberapa titik jalan walaupun telah ada langkah-langkah pembenahan untuk kelancaran.

Berkebalikan dengan kesibukan sebuah kota, di dunia ini malah ada beberapa kota yang hanya dihuni oleh satu orang: https://www.merdeka.com/dunia/5-kota-terkecil-di-dunia-cuma-dihuni-satu-orang.html. Entah dengan persyaratan dan pengurusan administrasinya, karena kondisi administrasi di Indonesia tidak seperti di negara-negara pada referensi tadi. Karena persyaratan dasar sebuah kota di Indonesia adalah mempunyai pemerintahan dan instansi pendukung lain.
Tak jauh dari itu, ada beberapa kota dunia lain yang dibangun namun kurang menarik bagi orang lain untuk tinggal di kota tersebut: https://brightside.me/wonder-curiosities/7-modern-cities-that-became-ghost-towns-because-no-one-wanted-to-live-there-410510/. Berbeda dengan kota yang berpenduduk hanya seorang tadi, yang terakhir ini agaknya lebih 'ramai' disebabkan masih dihuni oleh sedikit orang. Namun entah ke depannya.

Kembali ke Indonesia terutama di Jawa dimana banyak kotanya dihuni oleh minimal ratusan orang (untuk wilayah Jawa populasi paling sedikit berada di Magelang-Jawa Tengah serta Mojokerto di Jawa Timur; menurut wikipedia berdasar sensus tahun 2017), sebuah kota akan nampak padat dan sibuk—apalagi di pusat kota. Jadi, mungkin benar kata seorang turis yang tertulis pada artikel tautan berikut: http://indonesiana.tempo.co/read/97812/2016/11/07/desibelkoe/kota-sebagai-organisme. Bila turis tadi mencari kota yang lengang, mungkin hanya ada beberapa di Indonesia. Mengabaikan luas kota, ada beberapa kabupaten yang hanya dihuni oleh 20ribuan orang berdasar sensus tahun 2017 yakni Kabupaten Supiori di Papua, Kabupaten Tambrauw di Papua Barat serta Kabupaten Tana Tidung di Kalimantan Utara. Namun mengulik lagi beberapa fakta pada paragraf sebelumnya, memang tak semua orang dapat tinggal di kota yang lengang; apalagi bila tanpa fasilitas memadai. Terutama banyak perusahaan swasta yang mencari 'lahan-lahan gemuk' alias lokasi berpopulasi tinggi untuk kemudian dijadikan konsumen mereka, maka diperkirakan hanya ada beberapa yang sanggup bertahan di daerah tersebut; terutama perusahaan yang cukup jeli untuk melihat peluang tertentu yang sanggup diberdayakan dan dijual, baik ke wilayah tersebut maupun ke daerah lainnya.
 
 
 
***
Keterangan gambar: Kota yang sibuk ditandai oleh tingginya populasi dan pekerja selain beragamnya bidang usaha. Sumber: Pixabay/B_Me.

Tag: antar-jemput, aturan, biaya, blog, checklist, customer-service, ekonomi-bisnis, etika-berkendara, garasi, infrastruktur, jalan-raya, karyawan-dan-staf, kendaraan, keuangan, komunikasi, konsumen, lalulintas, layanan-jasa, on-time, pelanggan, pengguna-jalan, pihak-berwenang, ramburambu, rental-mobil-di-surabaya, rental-mobil-surabaya, sarana, sewa-mobil-avanza-di-surabaya, sewa-mobil-di-surabaya, sewa-mobil-honda-mobilio-di-surabaya, sewa-mobil-innova-di-surabaya, sewa-mobil-lepas-kunci, sewa-mobil-murah, sewa-mobil-pakai-supir, sewa-mobil-surabaya, sharing, tata-tertib, transportasi,