Razia Oleh Aparat Berwenang

Razia merupakan sesuatu yang dikenal masyarakat dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun tak hanya pihak kepolisian saja yang melakukan razia ini tetapi ada pihak lainnya juga. Mungkin kita bisa melihat apa sebenarnya dari arti 'razia' ini. Mengutip situs KBBI online (kbbi.web.id), 'razia' adalah kata benda (nomina) yang berarti 1. penangkapan beramai-ramai; penggerebekan penjahat yang berbahaya bagi keamanan; 2. pemeriksaan serentak (surat-surat kendaraan bermotor, surat televisi, dan sebagainya).

Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya mengajak kita melihat beberapa contoh lain dulu:
Jika kita melihat sekolah-sekolah dimana putra-putri kita ada di dalamnya, kita akan sering melihat para guru razia ponsel. Rental Sewa Honda Mobilio di Surabaya melihat jika ponsel saat ini semakin canggih dan dapat digunakan siswa untuk curang saat ujian. Jadi razia ponsel di sekolah pun dimaksudkan untuk itu, selain perhatian dan konsentrasi siswa yang bisa teralihkan oleh kehadiran ponsel di saat pelajaran.
Saat karyawan berkumpul di suatu perusahaan, ada razia yang dilakukan oleh manajemen pada loker karyawan untuk melihat apakah ada penggelapan inventaris kantor yang dilakukan karyawan nakal.
Dan kasus lainnya yang mungkin berbeda dengan dua contoh tadi.

Tetapi Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat melihat jika tindakan razia ini pada intinya adalah untuk kepentingan bersama. Banyak razia polisi di jalan terkait dengan aturan dan kenyamanan bernegara serta bermasyarakat. Seperti misalnya razia terhadap pengedar miras hingga memusnahkan hasil penyelundupan produk serta barang apapun, bahkan tak jarang yang diselundupkan adalah satwa/tumbuhan langka atau terlarang.
Kasus lain yang lumayan dikenal karena sering dijumpai adanya razia oleh polisi di masyarakat adalah razia knalpot, TNKB (plat nomor) serta surat-surat penting. Rental Sewa Pickup Grand Max di Surabaya sendiri sering menjumpai adanya razia surat-surat penting ini, namun tidak untuk razia TNKB ini: http://www.tribunnews.com/nasional/2017/10/12/gencar-lakukan-razia-ini-7-model-plat-nomor-yang-diincar-polisi. Meskipun begitu, Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya pun sering menjumpai adanya TNKB aneh-aneh saat berkendara di jalan. Yang begini kemungkinannya hanya untuk gaya, karena Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya tidak melihat alasan lain yang cukup kuat sehingga membuat kita maklum mengapa pemilik bertindak demikian.

Jika razia adalah pemeriksaan dan penggerebekan serentak yang didasari oleh satu hal tertentu, pihak kepolisian juga mengadakan operasi yang mirip dengan razia. Istilah 'operasi' agaknya lebih meluas untuk berbagai macam kasus yang sanggup 'dijaring', disamping jangka waktu yang lebih meluas: http://www.jatimtimes.com/baca/161794/20171115/110959/ratusan-truk-kena-tilang-di-pelabuhan-tanjung-perak/. Namun ada kalanya kita mendapati warganet protes terhadap apa yang menimpa dirinya dan ngeyel dengan polisi: https://www.otosia.com/berita/operasi-kepolisian-masuk-desa-menurut-pendapat-kalian-bagaimana.html. Dalam artikel tersebut, Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya melihat bahwa apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian tersebut tidak salah (entah jika menurut pendapat lainnya). 
Hanya, jika kita tak merasa bersalah pun tak perlu khawatir oleh pemeriksaan apapun. Di sisi lain, Sopir Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya pun telah diingatkan agar berkendara benar. Ada banyak saksi di jalan, jika kita berkendara benar maka efeknya ada banyak respek yang bisa kita terima sekaligus bisa menghindarkan kita dari kemungkinan dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

Razia dan operasi adalah sebuah cara dari pihak berwenang (tidak harus polisi) untuk memastikan semuanya baik-baik saja dan maju teratur. Dan seringkali pihak yang diajak berdisiplin pun tidak mematuhi aturan umum yang diberlakukan di luar razia serta operasi tersebut: http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2018/199921-Kedisiplinan-Pengguna-Jalan-Rendah,-Taat-Aturan-Kalau-Ada-Polisi. Contohnya ada banyak dan sering seliweran di akun media sosial Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya: mereka yang suka melanggar jalur busway di Jakarta. Atau mereka yang suka berteduh di bawah fly-over atau jembatan layang padahal sudah ada aturan untuk tidak berteduh di bawah bangunan supaya tidak membuat macet jalan tadi yang bisa dipenuhi oleh banyak pemotor. Langkah yang bisa diambil seharusnya adalah membeli jas hujan yang cukup untuk pengemudi beserta orang yang diboncengnya. Pemilik 'motor laki' pun bisa membeli boks yang dapat digunakan untuk menyimpan jas hujan tersebut karena sering tak ada ruang untuk itu seperti motor bebek atau matic yang mempunyai sedikit ruang untuk barang.

Meski begitu, sebagai sebuah institusi yang mempunyai 'hak istimewa' menegakkan aturan, pihak kepolisian pun mesti disiplin dan memberikan sanksi berat juga terhadap adanya oknum pada jajarannya yang cenderung arogan atau bersikap tidak seharusnya. Karena oknum tersebut juga memberikan celah yang bisa dimanipulasi masyarakat, seperti halnya pengemudi yang abai terhadap aturan dan bagaimana yang seharusnya. Misalnya oknum polisi yang kedapatan memeras atau bahkan terasa 'menjebak' pengendara. Atau, mentang-mentang polisi maka dengan seenaknya berkendara secara berbahaya atau tidak menggunakan perlengkapan keselamatan seharusnya, mematuhi rambu-rambu dan lain-lain.
Hal-hal inilah yang membuat pengendara kurang mempercayai polisi dan kerap merekam perjalanan mereka di jalan (serta meremehkan acara operasi dan razia oleh polisi), seperti pengendara yang ngeyel pada paragraf sebelumnya, atau bisa mengaku-ngaku dari kepolisian (atau mempunyai beking kepolisian). Kesadaran masyarakat yang rendah juga membuat miris dan yang seperti ini mungkin akan mengganggu operasional Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat jika seandainya terjadi di Surabaya: https://www.otosia.com/berita/ratusan-motor-serentak-berhenti-saat-hadapi-razia-jlnt-casablanca.html. Jika lalin tersendat, secara otomatis kerugian ada di tangan penyewa akan waktu yang terbuang serta BBM yang boros (berhenti lama dengan mesin menyala akan membuat konsumsi BBM terbuang banyak dengan tidak semestinya)

Sepertinya masih lama untuk membuat masyarakat dapat berdisiplin sekaligus sadar terhadap aturan yang seharusnya. Tak hanya masyarakat umum, tetapi juga penegak hukum. Namun semuanya memang harus dimulai sekarang. Jika Sewa Rental Mobil Plus Sopir di Surabaya melihat layanan kereta api PT KAI yang sukses 'dipermak' dari sebelumnya yang 'acak-adul' dimana banyak penumpang bergelantungan di atap gerbong (plus penumpang gelap) ditambah dengan menjamurnya calo, sepertinya kita pun bisa menertibkan masyarakat asal ada perangkat yang sesuai dan pas serta aparat yang tegas. Yang baru-baru ini ada di Surabaya: menempatkan CCTV di berbagai sudut jalan dan rencana pengiriman surat tilang ke rumah. Jika semuanya serba teratur, mungkin kita juga bisa bangga dengan negara sendiri; tak harus selalu melihat lagi ke negara tetangga yang lebih teratur.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: Polisi asing (di luar negeri) yang berjaga-jaga pada sebuah kejadian. Sumber: Pixabay/Jimiuk

Tag: aturan, blog, checklist, disewakan-mobil-surabaya, drop-off, etika-berkendara, google-twitter-tumblr-facebook-linkedin, harga-sewa-mobil-surabaya, infrastruktur, instansi, jalan-raya, kendaraan, komunikasi, lalulintas, layanan-jasa, mobil-penumpang, mobil-sewaan-surabaya, pemerintah, pengendara, pengguna-jalan, pihak-berwenang, polisi, rental-mobil-di-surabaya, rental-mobil-surabaya, sarana, selebritas, sewa-mobil-avanza-di-surabaya, sewa-mobil-di-surabaya, sewa-mobil-honda-mobilio-di-surabaya, sewa-mobil-innova-di-surabaya, sewa-mobil-lepas-kunci, sewa-mobil-murah, sewa-mobil-pakai-supir, sewa-mobil-surabaya, sharing, supir-sewaan-surabaya, tata-tertib, transportasi,