Penipuan Berbagai Modus (II-Habis)

Tentang suatu modus penipuan, mungkin beberapa dari kita memahami jika sebuah jasa transportasi (atau minimal pengguna kendaraan) terkait dengan asuransi. Namun tak hanya jasa transportasi seperti Sewa Rental Honda Mobilio Surabaya saja yang membutuhkan asuransi tersebut; banyak orang di sekitar kita membutuhkan asuransi untuk apa saja. Bahkan sebagai pengguna kendaraan umum kita tertaut dengan asuransi jasa raharja yang diwajibkan ikut dalam pengurusan pajak atau surat-surat kendaraan. Asuransi sendiri adalah media penanggung risiko dari pihak ketiga (khususnya pada segi finansial) jika seseorang atau suatu pihak mengalami kejadian tertentu yang bersifat merugikan. Nah, seringkali mereka yang mengikuti asuransi semacam ini tak melayangkan klaim disebabkan tak ada kejadian kecelakaan yang menimpa. Dan bagi mereka yang curang hal ini turut menjadi celah yang bisa dieksploitasi untuk mengeruk keuntungan.

Salah satu contohnya adalah klaim asuransi yang diduga penipuan terjadi beberapa waktu lalu yang bisa dibaca pada tautan berikut: https://news.okezone.com/read/2018/04/06/338/1883292/polda-metro-tahan-3-tersangka-penipuan-klaim-asuransi. Bermacam klaim palsu dari pengguna jasa asuransi lainnya pun bisa dibaca pada artikel berikut: https://www.cekaja.com/info/kasus-penipuan-asuransi-yang-akhirnya-terkuak/. Dan tak hanya dilakukan oleh orang kebanyakan yang tergolong dalam lapisan ekonomi menengah atau bahkan lapisan bawah, seorang bos perusahaan otomotif pun pernah terlibat dalam laporan palsu atas penculikannya: https://www.jawapos.com/internasional/01/12/2016/pewaris-pabrikan-otomotif-ternama-ini-mengaku-diculik-waria-padahal.
Jadi sepertinya pelaku penipuan pun tak bisa dipukul rata berasal lapisan ekonomi tertentu (yang kesulitan keuangan), karena hampir semua dari kita mungkin mengetahui koruptor BLBI di Indonesia pun rata-rata 'orang atas'. Selama tindakan dan perilaku seseorang 'lurus', maka sepertinya untuk menipu pun pasti akan juga memikirkan konsekuensinya dengan baik.

Tapi semuanya mungkin tak akan seberbahaya seperti jika penipuan tersebut dilakukan oleh mereka yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, bila melihat dari status jabatan dan lingkup kerjanya. Sebagai contohnya oknum anggota TNI atau Polri yang secara umum memiliki fisik dan ketahanan di atas rata-rata orang Indonesia; selain itu lemahnya wawasan prosedural penduduk Indonesia kerap disalahgunakan oleh mereka yang berniat jahat. Rental Sewa Pickup Grand Max di Surabaya menemukan satu kasus pemerasan yang tidak hanya dilakukan oleh satu orang, namun beberapa orang: https://www.lensaindonesia.com/2018/04/11/hajar-warga-lalu-minta-tebusan-empat-oknum-polisi-diciduk-propam-polrestabes-surabaya.html. Jikalau oknum tersebut dipecat pun, kemungkinannya tak akan bisa bertobat juga; malah akan lebih berbahaya disebabkan lebih 'terlihat membaur' dengan masyarakat luas. Dua kasus yang ditemukan Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya ini malah baru-baru saja terjadi: http://jogja.tribunnews.com/2018/04/09/kronologi-pecatan-polisi-rampas-motor-pelajar-sekolah-di-malang-babak-belur-penuh-lumpur dan http://bali.tribunnews.com/2018/03/07/miris-pecatan-polisi-baru-sebulan-keluar-penjara-masuk-bui-lagi-untuk-ketiga-kalinya. Khusus untuk yang terakhir, agaknya malah cukup membuat miris karena sanksi yang telah diterima rupanya tidak cukup untuk membuat jera saat kembali kepada masyarakat.

Di sisi lain, ada penipuan juga yang berkaitan dengan keseharian kita sebagai pengguna produk layanan pemerintah atau pemerintah daerah sebagai contohnya PDAM atau PLN. Satu yang menjadi contoh kasus artikel Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya adalah berikut ini: http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2017/193591-Waspadai-Penipuan-Berkedok-Petugas-PLN-yang-Menawarkan-Jasa-Ini. Tak ketinggalan, ada juga karyawan sebuah perusahaan yang nekat curang di era media sosial seperti sekarang seperti ini: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1226730410704996&set=o.227268729878&type=3. Padahal Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya berpikir jika seseorang telah melakukan satu kasus kecurangan pun seringnya tidak akan dipercaya lagi setelahnya saat pihak tertentu mengetahui kasus seseorang tersebut. Tapi, itulah konsekuensi yang harus diterima. Dan seringnya masyarakat mungkin tidak ingin ribet membuat laporan atau mempermasalahkan sebuah kejadian disebabkan rugi waktu, tenaga bahkan biaya, meskipun hanya melalui media sosial karena alasan-alasan tertentu; jadi ada banyak kasus yang kemudian menguap begitu saja tanpa ada orang lain yang dapat menjadikan kasus tadi sebagai pembelajaran.

Sementara itu, kepedulian masyarakat secara independen untuk melindungi orang lain dari penipuan juga merebak di dunia maya. Tak hanya berupa situs yang mengulas tentang hoax atau berita palsu, karena penipuan yang memanfaatkan masyarakat dengan wawasan minim pun cukup banyak. Seperti misalnya https://crimecyber.net/ yang secara tampilan mirip dengan pemberitaan media sosial. Di masa lalu juga ada domain http://laporpolisi.com (yang mungkin satu kepemilikan) yang saat ini jika diakses maka jendela peramban akan diredirect ke 'crimecyber dot net' tadi. Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya juga menemukan yang lainnya: https://www.instagram.com/blacklistindo/ yang aktif memberikan screenshot kiriman mereka yang mendapat pesan mencurigakan.
Selain itu masih ada akun e100 yang sering menjadi rujukan informasi Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya, dan ada juga domain situs http://polisionline.com yang mengawal kejujuran di bidang retail atau toko online di Indonesia. Segala penipuan berbasis jual beli akan diberitahukan pada situs ini.
Namun Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya melihat adanya kelemahan dari banyaknya akun dan situs independen tadi di sini: kita pun harus aktif mencari tahu (minimal bertanya) untuk mendapatkan informasi jika kita mendapatkan sesuatu benar-benar asli atau hanya tipuan disebabkan informasi yang tidak terpusat. Karena banyaknya situs sejenis 'polisionline dot com' tadi, maka terkadang kita pun mesti mampir melakukan pengecekan ke beberapa situs tersebut. Selain itu mungkin ada baiknya kita bergabung dengan sebuah grup di media sosial sehingga jika kita mendapat pesan mencurigakan akan bisa ditanyakan untuk kemudian dibahas bersama.
 
 
 
***
Keterangan gambar: ilustrasi pengamanan dari penipuan bidang IT. sumber: pixabay/typographyimages

Tag: aturan, biaya, blog, checklist, customer-service, disewakan-mobil-surabaya, etika-berkendara, garasi, google-twitter-tumblr-facebook-linkedin, harga-sewa-mobil-surabaya, instansi, jalan-raya, kendaraan, keuangan, komunikasi, konsumen, lalulintas, layanan-jasa, media-sosial, mobil-sewaan-surabaya, ongkos, online, pemerintah, pengendara, pengguna-jalan, pihak-berwenang, polisi, rental-mobil-di-surabaya, rental-mobil-surabaya, sewa-mobil-avanza-di-surabaya, sewa-mobil-di-surabaya, sewa-mobil-honda-mobilio-di-surabaya, sewa-mobil-innova-di-surabaya, sewa-mobil-lepas-kunci, sewa-mobil-murah, sewa-mobil-pakai-supir, sewa-mobil-surabaya, sharing, supir-sewaan-surabaya, tata-tertib, teknologi, transportasi,