Penipuan Berbagai Modus (I)

Di masa sekarang dimana segalanya dihitung dengan satuan uang, maka orientasi orang agaknya cukup bergeser. Jika dulu orang terbiasa diingatkan agar kerja keras demi kehormatan juga untuk mencapai cita-cita (ketimbang mengemis), maka sekarang orang cenderung mendewakan kepentingan pribadi demi uang dan memperkaya diri secara pribadi. Di banyak kesempatan, seringkali kecintaan akan prestis secara berlebihan ini mengantar orang untuk mendapatkan sesuatu dengan cara tidak halal, yakni menipu atau mencuri.

Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya dan kita semua mungkin akan mendapati berbagai modus yang digunakan untuk memperdaya orang lain. Misalnya SMS minta pulsa, undian nomor berhadiah, dan lain-lain. Bahkan tak jarang ada surat-surat 'seperti asli' yang terkirim ke rumah dari para penipu ini. Seperti salah satu contoh berikut ini: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=228855580886456&set=o.227268729878&type=3. Terkait dengan keseharian Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya di jalan raya, ternyata ada modus penipuan juga meski berpotensi jiwa bagi pelakunya (jika sebuah mobil berkecepatan tinggi atau refleks pengemudi buruk) yakni pura-pura tertabrak. Beritanya sendiri bisa diklik pada tautan berikut: http://www.otosia.com/berita/modus-kejahatan-baru-pura-pura-tertabrak-merebak.html.

Sebagai makhluk sosial, manusia secara alami pasti akan menghentikan kendaraan (mobil)nya jika menabrak seseorang. Yang pertama adalah memastikan peristiwa yang dialaminya, sedangkan poin selanjutnya adalah menolong makhluk yang ditabraknya. Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya menemukan bahasan mengenai kewajiban memberi pertolongan kepada korban ini pada UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas yakni pada Paragraf ke tiga 'Pertolongan dan Perawatan Korban' pada Pasal 231 dan 232. Berikut adalah kutipannya:

Paragraf 3
Pertolongan dan Perawatan Korban
Pasal 231
(1) Pengemudi Kendaraan Bermotor yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas, wajib:
a. menghentikan Kendaraan yang dikemudikannya;
b. memberikan pertolongan kepada korban;
c. melaporkan kecelakaan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat; dan
d. memberikan keterangan yang terkait dengan kejadian kecelakaan.
(2) Pengemudi Kendaraan Bermotor, yang karena keadaan memaksa tidak dapat melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b, segera melaporkan diri kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat.
Pasal 232
Setiap orang yang mendengar, melihat, dan/atau mengetahui terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas wajib:
a. memberikan pertolongan kepada korban Kecelakaan Lalu Lintas;
b. melaporkan kecelakaan tersebut kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan/atau
c. memberikan keterangan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Memberi pertolongan adalah sebuah kebaikan, namun jika kita malah mendapat kemalangan karena sebuah pertolongan yang dijadikan modus bagi mereka yang jahat tentu bukan lagi hal yang wajar. Namun dalam pasal tersebut ada sebuah poin yakni melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian atau keamanan terdekat sebagai pihak yang dirasa netral. Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya juga menemukan kasus dari para penjahat yang mengaku-ngaku menjadi korban dan memaksa memberi ganti rugi, seperti yang bisa dibaca pada tautan ini:  http://www.jawapos.com/read/2016/05/04/26734/hati-hati-di-jalan-ada-modus-penipuan-seperti-ini. Jadi dalam beberapa kasus pun nampaknya kita mesti melihat bagaimana konteks dan latar belakang kejadiannya.
 
Untungnya kita hidup di era media sosial, jadi ketika banyak orang menuliskan sesuatu di sekitar mereka maka kita juga bisa belajar dari sana. Seringnya Rental Sewa Pickup Grand Max di Surabaya pun mengambil tautan dari sebuah akun media sosial tersebut (bahkan pada tema artikel ini) serta memasukkan URL lengkapnya untuk memperlihatkan bahwa artikel situs Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya dibuat berdasarkan 'bahan data' dari sumber sahih atau reportase valid dan bukan dari rekaan atau karangan penulis semata. Kasus-kasus tersebut menjelaskan jika ada banyak hal yang terjadi di sekitar kita (harapannya Anda sempat meng-copas URL yang disertakan pada banyak artikel), dan pengalaman orang lain tersebut cukup bermanfaat memperkaya wawasan juga.

Beberapa tahun terakhir Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya juga menemukan adanya penggunaan kamera video yang disematkan pada helm atau kabin pengemudi bagi mereka yang cukup uang. Menggunakan ponsel pintar pun bisa, namun fisiknya yang tipis dari pabrikan seringkali menyebabkan penggunanya kehabisan baterai, sementara tak setiap kendaraan dilengkapi dengan sumber daya buat ponsel yang boros baterai tersebut. Dari adanya kamera ini bisa jadi akan menghindarkan seseorang dari tindak kejahatan karena secara umum banyak pihak pun membutuhkan bukti untuk menang terhadap satu kasus. Hanya, memang tak setiap orang mempunyai dana cukup untuk melengkapi armadanya dengan hal-hal ini. Tapi bila memang dirasa krusial, Sewa Rental Mobil Innova Reborn di Surabaya berpendapat jika sedikit memaksakan diri mungkin akan ditempuh oleh beberapa orang ketimbang mendapat kerugian yang lebih besar.
 
 
 
***
Keterangan gambar: ilustrasi penangkapan penipu. sumber: Pixabay/www_slon_pics.

Tag: aturan, biaya, blog, checklist, disewakan-mobil-surabaya, ekonomi-bisnis, etika-berkendara, google-twitter-tumblr-facebook-linkedin, harga-sewa-mobil-surabaya, jalan-raya, kelengkapan, kendaraan, keuangan, komunikasi, konsumen, lalulintas, layanan-jasa, mobil-sewaan-surabaya, ongkos, pemerintah, pengemudi, pengendara, pengguna-jalan, pihak-berwenang, polisi, rental-mobil-di-surabaya, rental-mobil-surabaya, sarana, sewa-mobil-avanza-di-surabaya, sewa-mobil-di-surabaya, sewa-mobil-honda-mobilio-di-surabaya, sewa-mobil-innova-di-surabaya, sewa-mobil-lepas-kunci, sewa-mobil-murah, sewa-mobil-pakai-supir, sewa-mobil-surabaya, sharing, supir-sewaan-surabaya, teknologi, transportasi,