Risiko Rental Mobil

Salah satu risiko rental mobil adalah kehilangan mobil. Betul? Pasti betul ^_^
Karena apapun yang dijual selalu ada risiko kehilangannya. Meski bukan 'kehilangan secara fisik' atau kehilangan secara harfiah. Contoh 'kecil'-nya, seperti warung atau toko kelontong. Dari sekian banyak pelanggan, mungkin ada satu-dua yang tidak jujur dan berniat hutang; selain kehilangan barang dagangan atau ada pembeli yang kabur tanpa bayar atau membayar dengan nominal yang tidak seharusnya.

Sekali-dua kali Sewa Rental Plus Sopir di Surabaya juga mengalami hal semacam ini. Pasti merugi karena ada hak-hak karyawan (dalam hal ini sopir) yang diabaikan, jika bukan Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya secara langsung. Misalnya, secara prosedur uang penyewaan seharusnya telah lunas saat penjemputan (DP atau uang muka saat pemesanan adalah hanya untuk bukti keseriusan—bukan telepon main-main sekaligus ikatan tanda jadi). Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya menerima banyak pesanan dalam satu hari, jika Anda tidak memberikan uang DP atau uang muka lalu mengkonfirmasi pun akan dianggap batal dan dapat dilempar kepada lainnya.

Namun masalahnya bukan pada uang penyewaan itu saja. Karena bukan sistem paket dan pembayaran yang dicantumkan pada situs Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat hanya untuk biaya penyewaan, seringkali konsumen penyewa ini menyepelekan uang bahan bakarnya. Dan seringkali uang bahan bakar yang bermasalah ini adalah pada waktu sebelum penyewa menyudahi sesi sewanya (saat pulang).
Berhubungan dengan sistem Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya yang selalu menyewakan mobil dengan sopir, pernah ada seorang konsumen yang menggunakan mobil untuk kegiatan yang tidak seharusnya seperti memindahkan barang. Memang tidak diperbolehkan karena penyewaan mobil di tempat kami hanya untuk perpindahan (transportasi) orang, dan dari sini Rental Sewa Mobil Per-12 Jam di Surabaya cukup bersyukur karena mengetahui hal ini lebih awal dikarenakan adanya keharusan beserta sopir tersebut.

Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya sendiri tidak pernah berprasangka buruk pada seseorang yang berniat menyewa mobil; namun ketika seseorang sudah berada pada tahap 'menjengkelkan, maka seseorang tadi bisa saja diblokir dari nomor kontak. Dan saat berkeliling media sosial, ternyata Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya menemukan foto semacam ini: https://www.facebook.com/groups/surabayadigitalcity/permalink/1575716815884867/. Tidak bermaksud buruk mengira-ngira itu adalah mobil sendiri atau mobil rental, hanya Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya berpendapat bahwa hal semacam ini pun agaknya bisa mengurangi usia pakai atau mempercepat keausan komponen mobil. Apalagi bila mobil tersebut dalam keadaan standar sesuai keluaran pabrik dan tidak dimodifikasi menjadi lebih kuat. Rental Mobil Surabaya juga melihat bagaimana mobil yang tidak disewakan bersama sopir ini mempunyai risiko lain yang cukup berbahaya yakni tangki BBM-nya bisa diisi air oleh orang jahat: https://www.motor1.com/news/181183/woman-caught-filling-car-water/; hanya memberi BBM saja sebuah tangki bisa mengalami aus karat disebabkan oleh penguapan dari udara yang masuk bersama BBM tadi apalagi jika banyak air dimasukkan ke dalam tangki mobil. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya belum menemukan sensor yang membedakan air dan BBM, jadi hal ini sungguh ngawur. 

Di masa lalu Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya mendapati ada SPBU yang menerapkan self-service, yakni mengisi sendiri bahan bakarnya ke kendaraan masing-masing. Tetapi mengajarkan bagaimana 'standar' pengisian yang benar ke orang banyak mungkin cukup merepotkan; apalagi sebuah SPBU sepertinya juga melayani pengendara yang kebetulan lewat pada jalanan tersebut bukan hanya warga sekitar. Jadi, agaknya lebih efektif dan lebih mudah untuk mengajari sedikit orang (karyawan) ketimbang mengajari banyak orang tadi. Waktu pengisian pun bisa lebih cepat karena seorang karyawan memang terlatih untuk bekerja seperti itu pada setiap harinya. Tak seberapa jauh dari bidang tersebut, tugas seorang sopir Rental Mobil Surabaya pun begitu.

Mereka yang menyewa secara berkelompok pun terkadang bisa 'diteliti' pula, khususnya yang belum pernah menyewa di Sewa Mobil Surabaya. Meski begitu, kami tentu akan memantau bagaimana detil dan latar belakang penyewaan. Jika tidak terlihat mencurigakan pun akan bisa disetujui. Namun mereka yang menyewa secara perorangan pun bukan tidak mungkin akan bermasalah, seperti yang bisa dibaca pada tautan berikut: http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2016/170706-Tiga-Tersangka-Ini-Kompak-Gelapkan-3-Mobil-Rental. Dari paparan berita tersebut bisa dilihat bagaimana seseorang bisa memperdaya pemilik rental mobil secara berantai yang kegunaan uangnya hanya untuk tujuan foya-foya.

Sebenarnya, ada banyak yang bisa ditulis tentang bagaimana 'tipu-tipu' atau modus beberapa orang terhadap sebuah rental mobil dan kendaraannya. Namun karena beberapa pertimbangan, maka sebuah rental mobil masih terus menjalankan usahanya dan menempuh segala macam risiko yang akan terjadi. Tentu untuk mengatasi ini sebuah rental mobil diwajibkan untuk melengkapi mobilnya dengan beberapa fitur keamanan tambahan selain adanya kerjasama dengan pihak lain.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: ilustrasi sebuah rental mobil. sumber: pixabay.com/ofravim 

Tag: antar-jemput, aturan, biaya, blog, checklist, disewakan-mobil-surabaya, ekonomi-bisnis, harga-sewa-mobil-surabaya, jalan-raya, karyawan-dan-staf, keuangan, komunikasi, konsumen, layanan-jasa, mobil-sewaan-surabaya, pengemudi, perawatan, rental-mobil-di-surabaya, rental-mobil-surabaya, sewa-mobil-avanza-di-surabaya, sewa-mobil-di-surabaya, sewa-mobil-honda-mobilio-di-surabaya, sewa-mobil-innova-di-surabaya, sewa-mobil-lepas-kunci, sewa-mobil-murah, sewa-mobil-pakai-supir, sewa-mobil-surabaya, sharing, supir-sewaan-surabaya, tata-tertib, transportasi,