Warung Di Pinggir Jalan

Kita semua mungkin pernah mampir ke tempat berjualan bernama warung. 'Warung' adalah miniatur toko dengan bangunan sederhana yang sering menjual makanan, kebutuhan sehari-hari semacam sembako, dan kebutuhan lainnya. Jika mayoritas berdagang sembako maka sebutannya biasanya 'warung sembako', jika mayoritas minuman semacam kopi (baik bubuk giling ataupun sachet) maka disebut sebagai warung kopi, kopitiam atau lainnya menurut bahasa daerah masing-masing. Tetapi Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat melihat penyebutan warung ini cukup meluas karena pengertian 'sederhana'-nya. Sebagai contoh 'warung internet' (warnet) atau 'warung telepon' (wartel—yang saat ini telah berguguran). Sebutan lain dari warung adalah 'kedai' yang lebih jarang digunakan.

Beberapa jenis warung yang menjamur di banyak tempat adalah warung nasi serta warkop. Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya mendapati bahwa terkadang warung nasi menyediakan minuman kopi, begitu juga sebaliknya: warkop juga menyediakan nasi (meski hanya nasi bungkus). Dari jenis 'warung nasi' ini saja juga ditemui istilah 'warung tegal' (disingkat warteg) yang saat ini penggunaan istilahnya juga menjadi meluas: tidak hanya dikelola oleh Orang Tegal saja, tetapi juga oleh orang dari daerah lain: https://id.wikipedia.org/wiki/Warung_tegal. Selain 'warung tegal' dalam pengertiannya mencakup warung pinggir jalan, kita juga mengenal 'warung lesehan' yang dibuat tanpa kursi melainkan hanya tikar gulung—tetapi soal kata 'lesehan' inipun bisa juga mencakup adanya meja atau tidak. Warung lesehan ini cukup jarang ditemui di kisaran Surabaya, yang banyak ada mungkin adalah rumah makan yang menyediakan tempat lesehan. Rental Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya juga lebih jarang lagi menemui 'warung prasmanan' yang pada dasarnya masih sejenis dengan warung nasi, hanya mereka menggunakan sistem self-service atau pengambilan semua nasi-sayur-lauk sendiri yang lalu dibayar ke kasir.

Di Surabaya, keberadaan warung ini berkembang pesat sejak demam smartphone dan internet; terutama warkop. Hampir tiap jalan di kota ini mempunyai warkopnya sendiri, beberapa lengkap dengan akses internetnya dari perangkat router WIFI. Di warung nasi sendiri jarang ada, kecuali warung nasi tersebut merangkap warkop. Namun Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya tak menemukan kondisi menjamurnya warung ber-WIFI seperti ini di Jakarta, yang lebih banyak terdapat di sana adalah kafe (atau gerai apa saja).

Dari banyak artikel dan tautan, sejatinya kita mahfum jika banyak orang (terutama pemuda) gemar nongkrong pada warkop tersebut. Tetapi tak perlu kita lantas menuduh para orang muda tersebut 'pengangguran tidak berguna' saat kedapatan nongkrong di warkop—apalagi yang ber-WIFI, karena ada banyak faktor mengapa mereka di sana. Di dekat garasi dan kantor Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya sendiri ada banyak warkop, tetapi sekaligus banyak perusahaan dan tempat usaha. warkop juga ditemui di banyak tempat di Indonesia baik ber-WIFI atau tidak, yang menandakan adanya perputaran ekonomi di tempat tersebut: https://www.kompasiana.com/inkegertruida/fenomena-menjamurnya-warung-kopi-di-indonesia_5808b767cf7a61af1bd9e94e. Ada satu tautan yang menyuguhkan satu hal terkait warkop dengan kemasan yang lucu: https://www.kaskus.co.id/thread/5a8ab9129a0951450d8b456a. Dari sini saja kita melihat jika kegiatan minum kopi telah 'membudaya' dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya juga mendapati kebanyakan warkop di Surabaya berlangganan koran, disamping sarana hiburan lain semacam catur, bilyar atau musik. Jadi ada kemungkinannya jika seseorang yang bekerja pun membutuhkan hiburan untuk pelepas stres. Banyak salesman keliling juga dapat mampir warkop untuk melepas lelah atau bahkan mencari peluang untuk membukukan pemasukannya. Dan Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya secara kebetulan mendapati ketika calon karyawan ternyata juga mendatangi warkop di depan garasi untuk mencari informasi dan bertanya-tanya tentang aktivitas dalam perusahaan setelah mengetahui ada lowongan lewat koran/media sosial. Dari kesemuanya, banyak warkop tersebut yang dimanfaatkan untuk kegiatan bersosialisasi. 

Ketika sopir Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya (atau sopir jenis moda lain) mengantar Anda berkeliling atau menuju ke suatu tempat, bisa jadi mereka mampir ke warkop selama pengantaran Anda selesai dengan mengamankan kendaraan terlebih dulu. Saat minimarket dan belum populer dan 'masuk kampung' seperti saat ini, keberadaan warung di suatu tempat menjadi acuan 'rest area' atau tempat membeli air minum untuk dirinya sendiri atau sekadar untuk radiator mobilnya. Karena berpotensi dihampiri orang itulah sebuah warung juga sampai menjadi sasaran tindak negatif seperti ini: https://www.merdeka.com/peristiwa/bayi-2-bulan-ditemukan-di-warung-pinggir-jalan-lintas-sumatera.html. Beberapa warung tertentu juga dicurigai sebagai tempat bersarangnya prostitusi secara sembunyi-sembunyi. Duh, semoga tak terjadi di sekitar kita ya.
 
 
***
Keterangan gambar: Ilustrasi minuman teh yang dijual di warung di India. sumber gambar: pixabay/Shantanukashyap